en id

Berita

SIMULASI ''MEDIA HANDLING'' LENGKAPI KEGIATAN PKD DIRGANTARA-85 DI MANADO

20 Oct 2015

kembali ke list



Manado (15/10)- Wajah Shared Service Department Head Rudy  Supriadi, mendadak berubah menjadi tegang tidak seperti biasanya sesaat setelah  menerima telepon dari General Manager Halendra Waworuntu,rupanya beliau telah mendapat informasi bahwa ada kecelakaan pesawat Angkasa Air di Bandara Sam Ratulangi dan diperintahkan  segera menyiapkan ruangan media center di kantor Administrasi PT. Angkasa Pura I. Sejurus kemudian segera memanggil General Affair & Communication Section Head Erwin Yusfa untuk berdiskusi menyiapkan media center. Setelah  mendapat  perintah Erwin segera menuju ke ruangan General Affair dan menunjuk  Communication Officer Ilham Sakti sebagai koordinator penyiapan media center. Pembagian tugas segera dilakukan oleh Humas kepada seluruh jajaran General Affair, Ada sebagian yang menyiapkan perlengkapan seperti pemasangan spanduk,meja kursi,sound system dan sebagian lagi membuat persiapan untuk keperluan kesekretariatan seperti absensi wartawan,tanda pengenal dll,sebagian lagi yang terdiri dari karyawan wanita menyiapkan konsumsi.Selanjutnya” dengan gerak cepat segera menuju ruang yang menjadi tempat dilaksanakannya simulasi media center. Kegiatan diatas menjadi skenario pembuka dalam simulasi penyiapan penanganan  media ketika terjadi keadaan darurat di Bandara.

General Manager  Halendra Waworuntu, tampak kewalahan menjawab pertanyaan wartawan saat simulasi “Media Center” yang merupakan rangkaian kegiatan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dengan sandi Dirgantara Raharja ke- 85 di Bandara Sam Ratulangi, kamis (15/10). Dalam simulasi penangananan media (media handling) Bandara Sam Ratulangi, menjadi yang pertama kali melakukan total media handling karena menagani tiga kejadian berbeda. kegiatan PKD kali ini memang dilaksanakan dengan 3 simulasi dalam sehari (One Day Exercise), yakni, Air Craft Crash (kecelakaan pesawat), Domestic Fire (kebakaran gedung) dan Bomb Threat (ancaman bom). Sebanyak delapan karyawan administrasi dilatih untuk berperan menjadi wartawan, yang diambil dari beberapa unit yaitu 1. Bhima Adi Kusuma 2.Ryan Adriyanto 3.Afria Laiya 4.Jefri Pondaag (General Affair & Comm Section) 5. Indra Pratama 6.Rommy Mogot ( Sales Department) 7. Agung Kurniawan (CSR) 8.Ivanna Taroreh (Human Capital).

Para pemeran wartawan tersebut dilatih oleh General Affair Section Head Erwin Yusfa Mahdian dan  Communication Officer Ilham Sakti, kurang lebih selama tiga hari.

Saat Simulasi berlangsung para para pemeran wartawan mencerca sejumlah pertanyaan kepada nara sumber sehingga terkesan sangat serius hampir mendekati kejadian sesungguhnya.Para nara sumber dikagetkan dengan pertanyaan wartawan dadakan ini, karena tidak dilakukan gladi bersama sebelumnya.akan tetapi inilah tujuan dari pelaksanaan simulasi ini kata” General Manager sambil memuji peran yang dimainkan teman-teman karyawan,ekspresi dan penampilan kalian mendekati  kesempurnaan menjadi seorang wartawan sehingga saya membayangkan seandainya ini merupakan kejadian sesungguhnya.

Dalam simulasi ini juga ikut disaksikan oleh President  Director Sulistyo Wimbo Hardjito,Operation Director Yushan  Sayuti,Direktur Keamanan Penerbangan Rudy Ricardo dan pejabat lainnya.