en id

Berita

BANDARA SAM RATULANGI RAIH PENGHARGAAN PELAYARAN PRIMA UTAMA 2016 DARI KEMENHUB RI

19 Sep 2016

kembali ke list


Jakarta, 19 September 2016 – Bandara Sam Ratulangi Manado berhasil meraih gelar Prima Utama dalam penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik di Lingkungan Perhubungan Tahun 2016. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin (19/9).

Selain Bandara Sam Ratulangi Manado, ada sembilan bandara-bandara di bawah Angkasa Pura I yang meraih penghargaan ini, yaitu penghargaan Prima Utama untuk Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, dan Bandara Juanda Surabaya. 

Sedangkan penghargaan Prima Madya diraih oleh Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Internasional Lombok, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Sedangkan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin meraih penghargaan Prima Pratama.

"Ini adalah pencapaian luar biasa bagi kami karena di tahun-tahun sebelumnya pelayanan kami ada di Kategori Madya. Peningkatan menjadi Kategori Utama adalah buah dari kerja keras tim yang akan kami pertahankan dan tingkatkan di tahun-tahun yang akan datang. Terlebih saat ini Bandara Sam Ratulangi Manado telah beroperasi 1x24 jam,” ujar Nugroho Jati, GM Bandara Sam Ratulangi Manado.

Penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik di Lingkungan Perhubungan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkala setiap dua tahun sekali oleh Kementerian Perhubungan. Penilaian penghargaan ini dilakukan secara independen oleh tim penilai yang diketuai oleh Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Pelayanan Publik dan beranggotakan Wakil Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ombudsman RI, akademisi, pengamat transportasi, dan jurnalis. Pelaksanaan penilaian dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2016 berdasarkan sembilan kriteria penilaian, yaitu visi, misi, serta motto pelayanan, standar pelayanan, sistem mekanisme prosedur, sumber daya manusia, sarana-prasarana pelayanan, serta penanganan pengaduan. Di samping juga berdasarkan survei kepuasan masyarakat, sistem informasi pelayanan publik, dan produktivitas dalam pencapaian target pelayanan. [HUMAS MDC]